UA-24447797-3
Subscribe
Your Partner in Designing, Evaluating and Learning on Program and Policy

Revolusi Data Mendesak Diterapkan

“Revolusi data telah mentransformasi setiap bagian kehidupan masyarakat,” demikian ungkap Jeffrey D. Sachs, Professor of Sustainable Development, Professor of Health Policy and Management, and Director of the Earth Institute at Columbia University, yang juga adalah Director of the UN Sustainable Development Solutions Network.

Mulai dari Pemilu yang menggunakan biometrik, manajemen hutan dengan gambar satelit, hingga perbankan yang layanannya beralih ke smartphone, penggunaan data telah membawa perubahan yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Tinggal sedikit lagi, yaitu bagaimana revolusi data dapat digunakan untuk keperluan pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Untuk keperluan pencapaian SDG (sustainable development goals), Jeffrey menyarankan pemerintah untuk membangun sistem data yang baru dengan 4 tujuan utama, yaitu:

1. Data untuk penyediaan layanan. Revolusi data memungkinkan pemerintah dan swasta meningkatkan layanannya. Teknologi informasi terbukti mampu memotong birokrasi, mengurangi drastis korupsi, dan memberikan akses ke masyarakat yang terpencil. Revolusi data diyakini akan merevolusi pemberian layanan kesehatan, tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur, perbankan, penanggulangan darurat dan banyak lagi.

2. Data untuk manajemen publik. Kini pemerintah dimungkinkan untuk memonitor setiap saat kondisi lapangan (apakah itu fasilitas, transportasi, layanan darurat, dan kondisi kriminalitas, serta masih banyak yang lainnya) berkat dashboard yang terpasang di setiap kantor pemerintahan. Belum lagi feedback dari masyarakat secara online memungkinkan dilakukannya pengawasan publik tanpa biaya yang mahal. GIS (geographical information system) dapat mengkoneksi setiap titik di daerah terpencil dengan pemerintah pusat.

3. Data untuk akuntabilitas. Revolusi data memastikan data yang sudah diverifikasi dapat diakses oleh publik, terutama oleh para penerima program (intended recipient). Diharapkan keterbukaan ini dapat mencegah berbagai pihak memanfaatkan celah untuk korupsi. Misalnya, saat layanan terlambat datang, maka publik bisa menunjukkan di mana titik masalahnya dan meminta pemerintah (serta bisnis) untuk bertanggung jawab.

4. Data pencapaian target-target global (MDGs dan SDGs). Revolusi data membantu monitoring pencapaian MDGs dan SDGs. Revolusi data memungkinkan data diperoleh dengan lengkap dan mutakhir karena pendataan dapat dilakukan setiap saat.

Salah satu hal penting terkait revolusi data adalah digantikannya survey kertas dengan pendataan menggunakan smartphone. Input data melalui smartphone ini tentunya akan mengurangi biaya secara drastis dan yang terpenting, dapat dilakukan hampir setiap saat sehingga menghasilkan data real time yang sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan dan pemberian layanan.

[Disarikan dari tulisan Jeffrey D Sachs, "Data for Development" di Project Syndicate (https://www.project-syndicate.org/commentary/sustainable-development-data-by-jeffrey-d-sachs-2015-05)]
Leave a Reply

Current month ye@r day *

ENGLISH