UA-24447797-3
Subscribe
Your Partner in Designing, Evaluating and Learning on Program and Policy

Revolusi Data pada Tingkat Sub-Nasional: Sebuah Call for Collaboration

revolusidata_logo

Sinergantara bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan melakukan event Call for Collaboration untuk Pengembangan Revolusi Data bagi Implementasi Sustainable Development Goals (SDG) pada tingkat sub nasional di Indonesia. Event tersebut akan dilakukan pada tanggal 2 Juni 2016 di Jakarta. Event tersebut akan menghadirkan Bupati Kabupaten Bojonegoro Suyoto dan Ilham Cendekia, Direktur Sinergantara.
Tujuan acara tersebut adalah membangun sinergi antara pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Sinergantara (NGO nasional) dan Bojonegoro Institut (NGO di sub-nasional) dengan para pelaku pembangunan di Indonesia untuk mendukung inovasi-inovasi dalam pembangunan sistem pendataan partisipatif berbasis ICT (Revolusi Data), khususnya untuk membantu implementasi inisiatif Revolusi Data di Kabupaten Bojonegoro.
Revolusi Data yang kami maksud adalah suatu inisiatif / gerakan yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Agustus 2014 untuk mendukung monitoring atas Sustainable Development Goals (SDG) melalui penguatan sistem pendataan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi serta partisipasi masyarakat. Revolusi Data ini berfokus pada empat area yaitu: Acccesible Data, Sustainable Development Goals (SDG), Data Innovation dan Data Landscape.
Kabupaten Bojonegoro yang baru saja ditetapkan oleh Open Government Partnership (OGP) sebagai salah satu dari 15 sub-nasional di seluruh dunia yang jadi daerah percontohan inovasi pemerintahan terbuka, memandang perlu perbaikan sistem pendataan dengan mamanfaatkan inovasi berbasis ICT. Sebelumnya Pemerintah Bojonegoro juga telah mencanangkan gerakan pendataan mandiri di seluruh desa di Bojonegoro, yang diberi nama Gerakan Desa Cerdas dan Sehat (GDCS). Dengan GDCS tersebut Pemerintah Bojonegoro dapat mengetahui perubahan datanya setiap tahun sekali, lebih cepat dari sistem pendataan konvensional.
Namun sistem pendataan tersebut masih dirasa dapat ditingkatkan, yaitu dengan mengintegrasikan sistem ini dengan ICT. Hal ini dilakukan karena diinginkan muncul sistem pendataan yang dapat terupdate secara cepat, data dapat ditelusuri hingga sumbernya, serta data dapat divisualisasi dengan mudah untuk berbagai keperluan pembangunan. Upaya tersebut sejalan dengan upaya pada level global mengenai Revolusi Data. Upaya ini juga hendak berkontribusi pada munculnya satu model mengenai Revolusi Data yang dapat menjadi referensi bagi negara-negara berkembang lainnya di dunia.
Melalui tulisan ini dan event Call for Collaboration yang akan diselenggarakan kami mengajak lembaga-lembaga dan individu-individu yang concern pada isu-isu pembangunan, keberhasilan pencapaian SDG, isu keterbukaan pemerintahan dan isu pemanfaatan ICT untuk sektor-sektor pembangunan untuk berkolaborasi dalam membantu perwujudan Revolusi Data ini, mulai dari suatu kabupaten kecil di Pulau Jawa yaitu Kabupaten Bojonegoro dan menyebar ke seluruh Indonesia. Bahkan ke negara-negara lain.

This post is also available in: English

Leave a Reply

Current month ye@r day *

ENGLISH