UA-24447797-3
Subscribe
Your Partner in Designing, Evaluating and Learning on Program and Policy

Open Data Dibutuhkan untuk Mengurangi Kematian Ibu Hamil Berresiko

Kehamilan Resiko Tinggi

    Kehamilan Resiko Tinggi

Open data di rumah sakit dibutuhkan untuk mengatasi keterlambatan penanganan ibu hamil berresiko tinggi di Indonesia. Berbagai kasus kematian ibu melahirkan terjadi karena keterlambatan mengakses pelayanan rumah sakit yang disebabkan oleh ketidak-tersediaan informasi secara cepat pada saat dibutuhkan di unit-unit penanganan persalinan di rumah sakit dan puskesmas. Demikian kesimpulan yang disampaikan Ilham Cendekia selaku advisor dari program SMS Gateway untuk Mengurangi Kematian Ibu Melahirkan pada workshop nasional Sinergantara, 21 Mei 2015. Open data tersebut akan memudahkan pasien, terutama bumil risti (ibu hamil dengan risiko tinggi), untuk mengetahui data-data yang diperlukan secara tepat waktu pada saat hendak persalinan. Data-data tersebut misalnya ketersediaan tenaga medis, tempat tidur, stok darah, dsb pada hari persalinan.

Inisiatif yang didukung konsorsium Making All Voices Count ini memadukan teknologi SMS dengan sistem sosial yang telah ada di dalam masyarakat. Dalam masyarakat Indonesia, ada petugas yang mendampingi ibu-ibu hamil, termasuk yang beresiko tinggi. Biasanya petugas tersebut dari Posyandu setempat. Dengan adanya sistem SMS Gateway ini, pendamping bumil risti (bersama bumil risti) selalu diingatkan jadwal untuk pemeriksaan kehamilan maupun persiapan persalinan, selain bisa mengingatkan rumah sakit/layanan kesehatan terdekat untuk membantu persalinan dengan tepat waktu.

senam hamil untuk ibu-ibu hamil berisiko tinggi

senam hamil untuk ibu-ibu hamil berisiko tinggi

Sistem SMS Gateway ini memiliki fungsi-fungsi: penjadwalan, monitoring jadwal, dan monitoring respon. Fungsi penjadwalan mengingatkan bumil risti/pendamping dan rumah sakit. Pada bumil risti/pendamping, sistem akan mengirim SMS untuk mengingatkan jadwal periksa kehamilan, persiapan persalinan. Pada rumah sakit, sistem akan mengirim SMS untuk mengingatkan penyiapan tenaga medis dan tempat tidur, misalnya, untuk menyongsong persalinan risti. Sistem ini juga memantau apakah jadwal-jadwal seperti pemeriksaan rutin ditaati oleh bumil risti. Jika sistem menemukan adanya bumil risti yang cenderung meningkat resikonya, misalnya karena adanya hambatan sosial atau ekonomi untuk memeiksakan secara rutin, maka sistem akan mengirim informasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten untuk dilakukan langkah pertolongan secepatnya.
Sistem tersebut akan berjalan dengan baik jika ekosistem open data dalam pelayanan kesehatan tersedia. Namun dalam situasi saat ini, masih sulit untuk mengharapkan open data tersebut tersedia. Karena itu sistem ini berusaha juga mengembangkan sendiri sistem pendataan partisipatif dengan memanfaatkan teknologi SMS gateway.
Menanggapi keberadaan sistem SMS Gateway ini, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dan rumah sakit umum daerah kabupaten Gresik menyambut positif. Hingga bulan kelima pelaksanaan program ini, pihak penyedia layanan kesehatan tersebut aktif berkoordinasi dengan Sinergantara. Sinergantara yang menjembatani kebutuhan kedua pihak tersebut dengan pengembang sistem SMS gateway akan berusaha memastikan bahwa sistem tersebut mampu mewujudkan keinginan semua pihak, yaitu penurunan jumlah kematian ibu melahirkan.

Leave a Reply

Current month ye@r day *

ENGLISH