UA-24447797-3
Subscribe
Your Partner in Designing, Evaluating and Learning on Program and Policy

ITB dan Sinergantara mengadakan Workshop Open Data untuk Pembangunan

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Dalam rangka mempromosikan impelementasi open data di Indonesia khususnya di tingkat pemerintah daerah, Sinergantara bersama ITB menyelenggarakan workshop yang mempertemukan stakeholder strategis yang berperan dalam pembangunan daerah.

Keynote Speaker, Bupati Bojonegoro mengungkapkan tentang keperluan open data untuk mengatasi kemiskinan. Data untuk masalah kemiskinan, demikian Bupati Sujoto, seharusnya bisa menanggulangi kebutuhan tentang lapangan pekerjaan, isu pendidikan, jaminan sosial, dan layanan kesehatan. “Masalah kemiskinan bisa ditanggulangi dengan melakukan transparansi berupa data yang dibuka terkait dengan aset daerah, modal dan utang, pendapatan, dan belanja daerah yang harus dijadikan hasil pembangunan,” ujarnya.

Pernyataan itu disuarakan dalam Acara “Open Data for Development” (20/5) yang diselenggarakan oleh Sinergantara bekerjasama dengan Kelompok Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak dan Data ITB, wOrld Wide Web Foundation, dan IDDR.

Hadir dalam workshop tersebut Perwakilan Open Data Working Group, Open Goverment Partnership (OGP) representasi Asia dan Direktur Sinergantara,  Ilham Cendekia, turut menyampaikan tentang ekosistem open data dalam pembangunan nasional. Selain itu, hadir pula perwakilan dari beberapa lembaga antara lain Zulkifli dari Seknas Fitra, Direktur UKP4 Mardianto Jatna, juga dari TNP2K, dan AKIL World Bank.

Pada dasarnya para pemakalah sepakat dengan praktik open data memberikan dampak untuk pembangunan. Open data akan meningkatkan proses transparansi, mendorong kesadaran publik tentang pembangunan, dan memancing inovasi komunitas dengan berbagai isu perbaikan masyarakat.

AKIL World Bank mengungkapkan bagaimana Bank Dunia telah berkontribusi dalam memberikan uraian data dengan lebih dari 1000 indikator lintas negara. Dalam perkembangan itu Bank Dunia juga telah menaruh data dalam lingkup daerah. Sedangkan TNP2K menampilkan data menyangkut kemiskinan untuk membuat formulasi kebijakan kemiskinan yang sesuai. Demikian juga dengan UKP4 memperlihatkan pangkalan data dengan menggunakan teknik translasi sehingga kegunaan data menjadi meningkat.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

“Berbagai pengalaman yang muncul pada Lokakarya Open Data for Development ini memperlihatkan open data membantu proses pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik,” demikian Ahli Perangkat Lunak dan Data, Dr Saiful Akbar.

Materi-materi yang disampaikan pada workshop tersebut dapat diunduh di halaman ini.

This post is also available in: English

Leave a Reply

Current month ye@r day *

ENGLISH