UA-24447797-3
Subscribe
Your Partner in Designing, Evaluating and Learning on Program and Policy

Inovasi Game Indonesia Mendapat Hibah Kelas Dunia

Septian Firmansyah

Tanzania, 28 Mei 2014. – Setelah sebelumnya meraih peringkat kedua dalam Global Innovation Competition (31 Maret 2014), Sinergantara kembali menoreh prestasi tingkat dunia. Untuk kali ini, giliran inovasi teknologi informasi berupa game yang mendapatkan hibah kelas dunia melalui Call for Proposal yang diselenggarakan oleh Making All Voices Count (MAVC).

mavc-tanzMAVC merupakan lembaga yang juga menyelenggarakan Global Innovation Competition sebelumnya. Dalam Call for Proposal yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintah dan keterlibatan warga dalam pembangunan ini, Game My Village terpilih sebagai salah satu proposal yang lolos dari 522 proposal yang masuk.

Game My Village merupakan inovasi yang kami tawarkan untuk meningkatkan keterlibatan warga dalam perencanaan pembangunan desa yang selama ini hanya melibatkan beberapa pihak,” tutur Ilham Cendekia Srimarga, pencetus inovasi ini. “Kami percaya, pendekatan yang fun dan engaging melalui game dapat menarik warga untuk terlibat langsung dalam proses perencanaan pembangunan desa. Melalui game ini, warga dapat melihat secara langsung kondisi desa mereka dalam format tiga dimensi dan real terrain. Selain itu, warga dapat mengetahui secara rinci alokasi anggaran pembangunan desa mereka dan dapat memberikan opsi untuk pembangunan.”

Sinergantara berharap Game My Village dapat menjawab tantangan implementasi Undang-Undang Desa. Sebagaimana telah diketahui, dalam UU Desa, setiap desa akan mendapatkan dana sebesar Rp 1 Milyar tiap tahun untuk pembangunan desa. Di satu sisi, UU ini mendukung desentralisasi pembangunan dan dapat meningkatkan pembangunan di daerah. Tapi di sisi lain, tanpa peningkatan kapasitas pemerintah dan warga desa dalam perencanaan pembangunan, UU ini dapat menjadi bumerang. Dan di sinilah Sinergantara mencoba mengubah tantangan tersebut menjadi peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

“Saat ini Sinergantara sudah mulai melakukan tahap awal implementasi program. Aplikasi sudah mulai dibangun dan kerja sama dengan berbagai pihak pun sudah dijalin, terutama pemerintah daerah yang akan menjadi lokasi implementasi program,” kata Ilham. Rencananya, program ini akan memakan waktu satu tahun dengan melibatkan pemerintah daerah, pengembang aplikasi, dan masyarakat secara langsung.

Dari 28 proposal yang lolos, selain Game My Village, terdapat 3 proposal lain dari Indonesia yang berhasil mendapat hibah. Ketiga proposal tersebut yaitu: Transforming Indonesia’s Child Protection System (Save the Children), Open Content in Kalimantan – Wikipedia & OpenStreetMap for Transparency (OpenStreetMap Community), dan Fraud Analysis Programme Confronts e-Procurement Corruption (Indonesia Corruption Watch). Pada tanggal 26-28 Mei 2014, para penerima hibah ini mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Making All Voices Count Learning & Inspiration Event di Dar Es-Salaam, Tanzania, Afrika.

Sumber: www.makingallvoicescount.org

Leave a Reply

Current month ye@r day *

ENGLISH